Graha Mirai  BACK

Tren Pencarian Rumah di Koridor TB Simatupang Meningkat 35%

Minat membeli rumah di di kawasan TB Simatupang, Jakarta Selatan meningkat tajam. Berdasarkan data portal properti Lamudi.co.id menunjukkan tren pencarian iklan rumah dijual di TB Simatupang pada kuartal II tahun 2020 meningkat sekitar 35% jika dibandingkan kuartal I di tahun yang sama.

Meningkatnya tren pencarian rumah ini tentunya bisa dijadikan sinyalemen bahwa koridor TB Simatupang diminati masyarakat untuk ditinggali ataupun investasi. Selain itu, juga sebagai bukti bahwa minat membeli hunian saat pandemi seperti sekarang tidaklah surut.    

Berdasarkan data Lamudi.co.id, minat membeli rumah di kawasan TB Simatupang didominasi oleh kelompok umur 24-34 tahun serta 35-45 tahun yang berdomisili di kawasan Jabodetabek. Tren pencarian ini biasanya melonjak setiap hari Selasa hingga Kamis, mulai pukul 11.00 siang hingga 16.00 sore. 

Ada banyak alasan mengapa kawasan TB Simatupang menjadi lokasi favorit pembelian rumah, salah satunya karena di sana memiliki simpul-simpul transportasi publik, seperti adanya Mass Rapid Transit (MRT), Light Rail Transit (LRT) hingga Transjakarta. Tidak hanya itu, koridor TB Simatupang juga berdekatan dengan tol JORR yang dapat membantu mobilitas masyarakat untuk bepergian. 

Selain itu, TB Simatupang juga dikenal sebagai kawasan Central Business District (CBD), di sana banyak berdiri perusahaan lokal dan multinasional yang mempekerjakan banyak karyawan. Para pekerja ini tentunya membutuhkan tempat tinggal yang nyaman dan lokasinya dekat dengan lokasi kantor. 

Jika Anda saat ini tertarik untuk membeli hunian di TB Simatupang, Edenhaus merupakan pilihan yang menarik. Cluster yang berada di dalam perumahan Tanjung Mas Raya ini bisa menjadi pilihan yang menarik untuk dihuni atau investasi. 

Edenhaus Simatupang dibangun dengan konsep garden home resort. Konsep ini memang sengaja dipilih untuk menciptakan kesan suasana hijau dan teduh di dalam hunian sekaligus sebagai  oase di tengah polusi kota Jakarta. Pemandangan rindang dan hijau ini dapat terlihat dari digunakan 65% area psa (TCP) proyek Edenhaus Simatupang sebagai ruang terbuka hijau. Bahkan cluster ini memiliki Central Park berupa urban forest seluas 2.200 meter yang dapat diakses dari belakang rumah.   

Cluster Edenhaus Simatupang ini dibuat secara eksklusif, karena hanya dibangun sebanyak 41 unit. Cluster ini menawarkan dua pilihan unit bangunan. Pertama, tipe Boulevard (250/224 m2) yang mencakup 3+1 kamar tidur, 3 kamar mandi, dan 2 carport dimana harganya dibanderol sebesar Rp 7 miliar. Sedangkan tipe kedua adalah tipe Standard (240/222 m2) yang ditawarkan dengan harga mulai dari Rp 6 miliar.

Tanjung Mas Raya sendiri merupakan komplek perumahan elit yang berlokasi di Jalan Raya Tanjung Barat, Jakarta Selatan. Perumahan ini dikembangkan oleh PT TCP Internusa (TCP) di atas lahan seluas seluas 36 hektar sejak tahun 1992-an. 

Akses menuju perumahan ini terbilang sangat mudah, jika Anda menggunakan kendaraan pribadi bisa melalui tol JORR kemudian keluar di pintu tol Lenteng Agung, jarak pintu tol dengan perumahan Tanjung Mas Raya sangat dekat, yakni hanya 1 km.  

Sedangkan bagi mereka yang ingin menggunakan transportasi umum, bisa menggunakan commuter line kemudian turun di Stasiun Tanjung Barat. Lokasi perumahan Tanjung Mas Raya persis di depan stasiun tersebut.