Graha Mirai  BACK

Bagaimana Jika Janji Manis Developer Rumah Tidak Sesuai Kenyataan?

Hingga saat ini, rumah selalu menjadi salah satu pilihan hunian yang tidak pernah sepi peminat. Berdasarkan data portal properti Lamudi.co.id, tren pencarian rumah sepanjang kuartal III dan kuartal IV 2021 meningkat sebesar 59,40%. Melihat pertumbuhan tersebut, rumah tapak di 2022 diprediksi tetap menjadi incaran masyarakat. 

Namun demikian, membeli rumah bukanlah suatu keputusan yang mudah karena diperlukan proses pertimbangan panjang sehingga tepat sekali dikatakan kalau membeli hunian bukanlah perkara yang mudah. 

Sebagai calon pembeli, penting sekali menyeleksi rumah mulai dari lokasi, akses dan fasilitasnya. Tentu, selain menunjang kenyamanan Anda, rumah yang berada pada kawasan strategis dapat meningkatkan nilai capital gain (keuntungan modal) dalam segi investasi. Tidak hanya itu, calon pembeli juga harus pintar untuk memilih pengembang (developer), untuk menghindari berbagai tindakan yang dapat merugikan konsumen contohnya seperti terlambat melakukan serah terima. 

Janji manis developer yang tidak sesuai kenyataan tersebut kerap ditemui pada proyek rumah inden dimana ketika Anda melakukan pembelian rumah namun belum dilakukan pembangunan dan belum siap huni. Lantas, bagaimana jika Anda mengalami hal tersebut?

Pertama, Anda dapat crosscheck terlebih dahulu perjanjian antara dua pihak yakni Anda dan developer. Surat perjanjian adalah acuan apakah Anda sebagai konsumen telah memenuhi kewajiban baik segi formil maupun administrasi. 

Menelisik dari segi hukum, berdasarkan Pasal 1458 KUH Perdata, ‘jual beli dianggap telah terjadi antara kedua belah pihak, segera setelah orang-orang itu mencapai kesepakatan tentang barang tersebut beserta harganya, meskipun barang itu belum diserahkan dan harganya belum dibayar’. 

Kemudian, setelah yakin bahwa Anda sudah memenuhi segala kewajiban yang ada baik segi formil maupun administrasi tetapi belum dikerjakan, Anda dapat melakukan somasi atau peringatan pada developer sesuai dengan KUHPer Pasal 128 KUHPerdata yang menyebutkan bahwa ‘Si berutang adalah lalai, apabila ia dengan surat perintah atau dengan sebuah akta sejenis itu telah dinyatakan lalai, atau demi perikatannya sendiri, ialah jika ini menetapkan, bahwa si berutang harus dianggap lalai dengan lewatnya waktu yang ditentukan’. 

Apabila developer tidak menunjukan itikad baik maka developer dapat dikenakan sanksi karena membangun perumahan yang tidak sesuai kriteria. Total denda maksimal Rp. 5 Miliar berdasarkan Pasal 134 jo Pasal 151 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2011 tentang Perumahan dan dan Kawasan Permukiman. 

BPSK, Ombudsman dan BPKN merupakan lembaga yang bisa Anda tuju untuk melaporkan kasus ini bila Anda sudah melakukan somasi tetapi developer melakukan wanprestasi (adanya pelanggaran perjanjian). Dengan rincian, bila developer adalah BUMN, maka ajukan laporan ke Ombudsman dan BPKN.

Menghindari munculnya masalah tersebut, penting sekali melakukan observasi mengenai track record developer. Sebelum membeli rumah, Anda harus meneliti betul siapa developer yang menjual rumah tersebut. Tanya kepada developer, proyek apa saja yang pernah mereka bangun, kemudian cari tahu mengenai perkembangan proyek yang pernah dibangun, apakah berjalan lancar atau terkendala.

Bicara soal developer properti terpercaya, PT TCP Internusa merupakan developer ternama Tanah Air yang berpengalaman dalam berbagai proyek properti. Anak perusahaan dari PT Surya Semesta Internusa Tbk. yang bergerak dalam bidang properti dan real-estate development dengan proyek masterpiece berbagai kawasan residential, hotel, perkantoran hingga industri. 

Track record PT TCP Internusa tidak perlu diragukan. Developer terpercaya Indonesia ini berhasil mengembangkan kawasan bisnis dan perkantoran di Rasuna Said Jakarta, kawasan komersial Glodok Plaza serta kawasan industri Suryacipta Karawang. Salah satu masterpiece dari PT TCP Internusa yang patut Anda lirik adalah Edenhaus, sebuah cluster di Jakarta Selatan yang ready unit sehingga minim resiko bagi konsumen yang selama ini ragu kalau-kalau rumah yang dibelinya tidak kunjung dibangun oleh developer. 

Berlokasi di Jalan Garuda Mas 1 Blok D-8, Tanjung Mas Raya, Jakarta Selatan, cluster ini menawarkan berbagai fasilitas lengkap untuk menunjang kenyaman dan keamanan penghuni seperti auto-gate smart card systemdouble security gatesmart home systemdigital door lock, private pool, CCTV dan akses internet. Dilengkapi pula dengan central park yang didalamnya mencangkup area jogging track, yoga corner, koi pondbarbeque pitchildren treehouse dan hang out spot

Pilihan tipe unit rumah yang tersedia di Edenhaus saat ini adalah Standard Type dengan luas 240 m2 hingga 250 m2, tipe ini memiliki  3 hingga 4 kamar tidur dan kamar mandi. Kemudian, Special Type seluas 224 m2 hingga 316 m2 dan yang terakhir Corner Type yang memiliki area rumah terluas yakni 349 m2 hingga 423 m2. Masing-masing tipe rumah dilengkapi dengan spesifikasi ruang yang sama, terdiri dari 2 lantai. Harga rumah di Edenhaus dipasarkan mulai dari Rp 8,2 miliar. 

Tidak hanya unggul dari segi track record developer, fasilitas di dalam rumah maupun di cluster, Edenhaus Simatupang berada dekat dengan berbagai fasilitas publik yang memudahkan pengguna kendaraan pribadi dan transportasi umum bepergian.  Sebut saja tol JORR (Jakarta Outer Ring Road) yang terhubung ke pusat Ibu kota, kota-kota satelit sekitar Jakarta hingga Bandara International Soekarno-Hatta. 

Kemudian, terdapat akses terbaru yaitu Putaran Tapal Kuda Lenteng Agung yang memfasilitasi akses masyarakat yang tinggal di sekitar kawasan Depok menuju Jakarta khususnya yang berbatasan langsung yaitu Jakarta Selatan. Tidak seperti flyover pada umumnya, disini pengendara diberikan kemudahan dengan pilihan akses putar balik. Sangat memudahkan pengendara memutar arah dari Depok dan Tanjung Barat. 

Bagi Anda yang menggunakan moda transportasi umum dapat dengan mudah menjangkau Stasiun Kereta Commuter Line Tanjung Barat. Pembangunan MRT Phase-4 sambungan Fatmawati – TMII sedang dilakukan dan kelak akan semakin mempermudah akses penghuni menggunakan kereta cepat modern ini. 

Dengan membeli rumah di Edenhaus, Anda akan memperoleh kenyamanan berupa lengkapnya keberadaan fasilitas publik di sekitar cluster. Menuju AEON Mall Tanjung Barat sangat mudah, dapat diakses dengan berjalan kaki. Kemudian, terdapat fasilitas pelayanan kesehatan seperti Siloam Hospitals, RSUD Pasar Minggu serta RSUD Pasar Rebo, kemudian pusat pendidikan berupa sekolah bertaraf internasional hingga universitas mulai dari Sekolah Cikal, High Scope Jakarta, Universitas Pancasila, IISIP Jakarta, Universitas Nasional berada dalam jangkauan yang dekat dengan kawasan cluster

Sumber foto : Getty Images